Ramayanapada wayang golek purwa, mengacu kepada kisah asli; Ramayana, yang terdiri atas tujuh "kanda": Bala kanda, mengisahakan Kusya dan Lawa, menjadi "pengedar" dongeng kisah Rama yang tega mengusir Dewi Sinta yang sedang hamil.Sinta dipelihara oleh Resi Walmiki.
PrabuDasarata duwé putra papat, ya iku: Rama, Bharata, Lesmana lan Satrughna. Kitab Balakanda uga nyeritakaké Sang Rama menangaké sayembara lan ngepèk bojo Sinta, putri Prabu Janaka. Ayodhyakanda Kitab Ayodhyakanda iku wosé babagan carita diguwaké Rama ning alas karo Dewi SintaSinta lan LesmanaLesmana amarga saka panjaluké Dewi Kekayi. DalamRamayana dikisahkan bahwa Dewi Sinta bukan putri kandung Janaka. Suatu ketika Kerajaan Wideha dilanda kelaparan. Janaka sebagai raja melakukan upacara atau yadnya di suatu area ladang antara lain dengan cara membajak tanahnya. Ternyata mata bajak Janaka membentur sebuah peti yang berisi bayi perempuan.CeritaRamayana: Sayembara Sinta. Pada suatu hari, Rama dan Lesmana datang pertapaan Bagawan Yogiswara. Di pertapaan tersebut ternyata telah menunggu banyak pendeta dan catrik-catrik dari berbagai pertapaan. Setelah dipersilahkan duduk berkatalah Bagawan Yogiswara kepada Rama, "Oh, anakku, Prabu Lokapala sendiri dahulu tidak sesakti sepertimu.
.