Dr Husamah, S.Pd., M.Pd., Husamah Husamah. Diabetes Mellitus is a metabolic disease marked increase in blood sugar or hyperglycemia. Hyperglycemia occurs due to abnormalities in insulin secretion or insulin action. Alloxan induced diabetes with damaging cells of the pancreas and initiate the occurrence of hyperglycemia. sudahtidak layak dipertahankan lagi, sebab banyak sekali kasus-kasus diabetes yang muncul pada usia 20-39 tahun, yang menimbulkan kebingungan untuk rekomendasi National Diabetes Data Group pada tahun 1979 yang mengajukan 2 tipe utama diabetes melitus, yaitu "Insulin- Dependent Diabetes Mellitus" (IDDM) 21%. Prevalensi Diabetes Mellitus yang terdiagnosis dokter tertinggi terdapat di DI Yogyakarta (2,6%), DKI Jakarta (2,5%), Sulawesi Utara (2,4%) dan penulis tertarik untuk mengangkat kasus diabetes melitus pada keluarga dalam judul "Asuhan Keperawatan Keluarga 2. Tipe Keluarga Tipe keluarga adalah sebagai berikut. a. Tipe keluarga Katakunci : Neuropati perifer diabetik, faktor resiko, diabetes melitus tipe 2 PENDAHULUAN Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang angka kejadiannya terus meningkat di dunia dan menjadi penyebab kegagalan berbagai organ tubuh, bahkan kematian (Malazy, Tehrani, Madani, Heshmat, Larijani, 2011).
Kasusdiabetes yang paling banyak adalah Diabetes Melitus Tidak Tergantung Insulin (DMTTI) atau disebut dengan Diabetes Melitus Tipe 2, yang umumnya mempunyai latar belakang kelainan berupa resistensi insulin. diabetes melitus tipe 2 non PJK terdapat 9 (18%) pasien dengan kadar kolesterol LDL normal dan 16 (32%) pasien dengan kadar
1 Insulin. Obat yang pertama adalah insulin. Ini adalah obat yang umumnya untuk mengendalikan gula darah pada kasus diabetes tipe 1. Obat berfungsi sebagai pengganti insulin alami tubuh. Pasalnya, penyakit tersebut terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi insulin. Alhasil, kadar glukosa menjadi tidak terkendali. DiabetesMelitus tipe 1 dan 2 - Diabetes adalah kondisi seumur hidup yang menyebabkan kadar gula darah seseorang menjadi terlalu tinggi.Tipe 1 dan tipe 2. Tipe 2 - yang merupakan 85-90% dari semua kasus di seluruh dunia - seringkali dapat dicegah atau ditunda dengan mempertahankan berat badan normal, melakukan aktivitas fisik, dan makan
Skripsiini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia yang tinggal sendiri di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga, dukungan sosial, dan kesehatan fisik dengan kualitas hidup lansia yang
StudiKasus : Penatalaksanaan Diabetes Self Management Education (DSME) Terhadap Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 December 2022 Jurnal Keperawatan 20(4):128-137 .
  • yi7m2v2e2a.pages.dev/257
  • yi7m2v2e2a.pages.dev/192
  • yi7m2v2e2a.pages.dev/32
  • yi7m2v2e2a.pages.dev/491
  • yi7m2v2e2a.pages.dev/117
  • yi7m2v2e2a.pages.dev/177
  • yi7m2v2e2a.pages.dev/177
  • yi7m2v2e2a.pages.dev/224
  • contoh soal kasus diabetes melitus tipe 2